Dibawah ini adalah beberapa tip tentang penggunaan baterai ponsel agar bisa dipakai secara maksimal

Untuk Baterai Baru

Masukkan baterai baru ke dalam ponsel. Lalu gunakan travel charger atau desktop charger standard yang asli dari merk ponsel. Biarkan baterai disetrum sampai penuh. Ini kita sebut penuh pertama. Pada kondisi seperti ini, sebenarnya baterai hanya terisi 80%-90%, kendati indikator baterai menunjukkan baterai full. Setelah penuh pertama, tarik kabel charger dari colokan listrik. Biarkan baterai tadi tergeletak selama 10 menit. Setelah itu, charge kembali ponsel sampai indikator menunjukkan baterai sudah penuh. Pada kondisi ini, sebenarnya baterai bisa saja hanya terisi 80%, tapi memungkinkan baterai penuh 100%. Kondisi ini kita sebut penuh kedua. Lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai penuh pertama dan penuh kedua berbeda-beda. Tergantung pada kapasitas baterai dan berapa persen baterai yang sudah terisi. Biasanya untuk men-charge baterai dibutuhkan 2-4 jam. Baterai yang dipakai jangan sampai habis sama sekali, sehingga setrum didalamnya tidak mampu lagi menghidupkan ponsel. Jika kondisi ini terjadi, travel charger atau desktop charger tidak mampu mengisinya. Jika baterai ponsel anda mengalami kondisi seperti ini, silahkan bawa ke service center. Mereka punya alat untuk menghidupkan baterai yang loyo seperti ini.

Baterai Yang Sudah Dipakai

Jika anda ingin menyimpan ponsel lama karena ingin menggunakan ponsel baru, begini caranya agar baterai didalamnya lebih awet. Sebelum disimpan, isi baterai sampai penuh. Jadi, ketika dipakai kembali besar kemungkinan setrumnya masih ada. Bila ternyata baterai didalamnya sudah habis sama sekali karena disimpan terlalu lama, maka voltase didalam baterai akan nol. Baterai seperti ini memerlukan perlakuan khusus. Yang paling mudah bawa baterai lemah ini ke service center. Atau charge dengan charger yang voltasenya lebih besar untuk mengaktifkan kembali. Setelah itu, baru di charge dengan charger standard.

Kondisi Yang Membuat Baterai Cepat Kehabisan Tenaga

1. Ponsel yang digunakan sering melintasi banyak BTS, pada kondisi ini ponsel akan bekerja keras menyesuaikan dengan BTS.
2. Anda banyak memainkan game atau mengotak-atik menu ponsel.
3. Mengadakan percakapan dalam tempo lama dan sering.
4. Semakin canggih ponsel, semakin banyak menyerap tenaga. Jika ponsel canggih tidak digunakan untuk memotret atau aplikasi lainnya, niscaya baterainya akan tahan lama.

Usia Sebuah Baterai Juga Ditentukan Berapa kali Di Charge

Untuk NiCad(Nicad Cadmium) setelah 300 kali charges menurun kapasitasnya. NimH(Nikel Methal) setelah 500 kali charges menurun kapasitasnya. Baterai Lithium sekitar 1000 kali charges dan baterai Li-Ion Polymer sekitar 1500 kali charges. Jadi kalau tak perlu jangan sering-sering mencolok ponsel ke listrik,oke.

Sumber: http://snifan.blogspot.com/2009/02/merawat-baterai-hp.html